MASIGNCLEAN101

Jaringan Akses PSTN (Public Switched Telephone Network)


Jaringan PSTN memang sudah sejak lama digunakan untuk melakukan pertukaran informasi, contohnya adalah telepon rumah dan internet. Bisa dibilang PSTN adalah penemuan terbesar dan sekaligus kompleks pada jaringan akses telepon dan menjadi pemicu sekaligus acuan dalam perkembangan lainnya dalam bidang teknologi. Oleh karena itu, walaupun PSTN merupakan jaringan model lama, jaringan baru yang dibangun seperti Internet dan lain sebagainya tetap membutuhkan PSTN untuk pertumbuhan dan perkembangannya.


Pengertian

Public Switched Telephone Network atau PSTN merupakan jaringan publik yang berarti jaringan telepon tetap yang menggunakan kabel sebagai perantara media penghubung. Saat ini PSTN tidak hanya digunakan untuk keperluan komunikasi suara, melainkan juga digunakan untuk pengiriman dan pertukaran data secara elektronik.


Media Transmisi

PSTN sangat diandalkan dan punya banyak pengguna karena biayanya cukup murah dan instalasinya yang mudah karena menggunakan kawat tembaga. Kawat tembaga ini merupakan media transmisi  pada PSTN yang digunakan untuk menghantarkan sinyal. Alasan mengapa yang digunakan adalah kawat tembaga adalah karena sifatnya yang tidak mudah karat, kuat dan tahan terhadap gangguan cuaca.

Seiring berkembangnya teknologi telekomunikasi, kini PSTN juga menggunakan kabel Fiber Optic namun instalasinya sulit dan biayanya yang mahal, membuat kabel Fiber Optic ini digunakan untuk komunikasi antar kota. Kabel Coaxial juga dapat digunakan pada PSTN namun ukuran yang besar membuat Coaxial sulit untuk diinstalisasi.

Jaringan PSTN merupakan salah satu produk sebuah perusahaan yang berasal dari Amerika ,yaitu AT&T (American Telephone and Telegraph Company) yang dibuat dan dijalankan oleh Alexander Graham Bell.


Karakteristik Utama

Berikut ini adalah karakteristik utama dari PSTN :
  • Akses analog dengan frekuensi 300-3400 Hz
  • Bersifat circuit-switched
  • Memiliki bandwith 64 kbps
  • Bersifat fix yang mengakibatkan keterbatasan mobilitas.
  • Dapat satukan atau digabung dengan jaringan lainnya, seperti contohnya ISDN, dll.


Jaringan Utama Pembentuk PSTN

1. Jaringan Backbone

Jaringan Backbone, seperti namanya, jaringan ini menjadi pondasi atau core jaringan yang membangun PSTN. Jaringan ini bertugas menghubungkan sentral yang satu dengan sentral yang lain.

Fungsinya adalah untuk :
  • Menghubungkan dua pemakai yang saling berhubungan (switching)
  • Memberikan informasi panggilan, percakapan, berakhirnya percakapan (signalling)
  • Memberikan identitas pemakai (numbering)

2. Jaringan Akses

Jaringan Akses merupakan jaringan yang bertugas menghubungkan sentral sampai ke pelanggan. Jaringan akses sendiri dibagi menjadi 4, yaitu :
  • Jarlokat (Jaringan Lokal Akses Tembaga)
Jarlokat merupakan jaringan lokal akses yang media transmisinya menggunakan kabel tembaga. Jarlokat sendiri dibagi menjadi dua infrastruktur yaitu :
  1. Jaringan Catuan Langsung : Saluran pelanggan mendapat catuan dari KP(kotak pembagi) / DP(distribution point) terdekat yang terhubung dengan MDF (Main Distribution Frame) tanpa perlu melalui RK. 
  2. Jaringan Catuan Tak Langsung : Saluran pelanggan dicatu langsung dari KP/DP terdekat yang dihubungkan dengan Rumah Kabel(RK) dan diteruskan oleh MDF.
  • Jarlokar (Jaringan Lokal Akses Radio)
Jarlokar merupakan jaringan lokal akses yang media transmisinya menggunakan udara, lalu menggunakan antenna sebagai pemancar dan penerima sinyal informasi.

  • Jarlokaf (Jaringan Lokal Akses Fiber Optik)
Jarlokaf merupakan jaringan lokal akses yang media transmisinya menggunakan kabel optic secara keseluruhan.

  • HFC (Hybrid Fiber Coaxial) 
HFC merupakan jaringan lokal akses yang media transmisinya menggunakan serat optic (Fiber Optic) dan sebagian lagi masih menggunakan kabel coaxial.

3. Jaringan Interkoneksi

jaringan Interkoneksi memungkinkan untuk membangunan sebuah sentral private yang dapat digunakan untuk komunikasi internal, misalnya pada sebuah perusahaan. Dengan jaringan interkoneksi ini komunikasi dapat dilakukan secara gratis.


Jenis Jenis Catuan Jaringan

1. Jaringan Catuan Langsung
Pemakaian Jaringan Catuan Langsung :
  • Di daerah dekat sentral, biasanya di kota besar.
  • Kota-kota kecil yang pelanggannya masih terbilang sedikit dan juga jumlah KP masih sedikit.
  • Daerah dengan demand atau pelanggan yang terpusat.
  • Daerah dengan pelanggan berstatus VIP

Keuntungan Menggunakan Jaringan Catu Langsung :
  • Pada segi ekonomi dinilai menguntungkan dengan asumsi bahwa biaya lebih rendah karena tidak membutuhkan RK.
  • Administrasi kabel lebih terdistribusi dan lebih sederhana.
  • Titik rawan untuk munculnya gangguan kecil.

Kerugian Menggunakan Jaringan Catu Langsung :
  • Tidak fleksibel.
  • Sulit mengatasi jika terdapat gangguan dikarenakan penggunaan kabel primer yang terlalu panjang, sehingga akan mengalami kesulitan untuk menentukan dimana letak kerusakan dengan akurat.

2. Jaringan Catuan Tak Langsung
Pemakaian Jaringan Catuan Tidak Langsung :
  • Di kota yang jumlah pelanggannya besar.
  • Pada daerah yang lokasinya jauh dari sentral.
  • Pada daerah yang pelanggannya menyebar.

Keuntungan Menggunakan Jaringan Catuan Tidak Langsung :
  • Lebih fleksibel.
  • Mudah dalam mobilisasi atau pemindahan.

Kerugian Menggunakan Jaringan Catuan Tidak Langsung :
  • Dari segi ekonomi tidak menguntungkan karena membutuhkan RK yang banyak sehingga biayanya pemasangan menjadi lebih mahal.
  • Sumber gangguan lebih banyak .
Sekian penjelasan singkat tentang Jaringan Akses Public Switch Telephone Network (PSTN), semoga bermanfaat.
Share This :

Ads