Pengertian Microcontroller (Update 2019)

Arduino, Elektronik, Papan, Komputer, Perangkat Keras

Pengertian 

Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer (dalam bentuk kecil) fungsional yang tergabung dalam sebuah chip. Di dalamnya tergabung inti prosesor, memori (RAM berkapasitas kecil atau memori program, atau bisa jadi gabungan dari keduanya), dan juga komponen untuk input dan output. Dengan kata lain, mikrokontroler adalah suatu peralatan elektronika yang memiliki input dan output, serta kendali dengan program yang bisa dibuat dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja dari mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data.

Jenis - Jenis

1. MCS51
Mikrokonktroler ini masih dalam keluarga mikrokonktroler CISC. Kebanyakan instruksinya dilaksanakan atau dieksekusi dalam 12 siklus clock. Mikrokontroler ini awalnya dirancang untuk aplikasi mikrokontroler dengan chip tunggal, sebuah perluasan telah mengizinkan sebuah ROM eksternal 64KB dan RAM eksternal 64KB diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip yang terpisah untuk akses program dan memori data. Salah satu kemampuan dari mikrokontroler jenis ini adalah input mesin prosesor yang mengijikan operasi logika boolean tingkatan bit dapat dilakukan secara langsung dan secara efisien. Karena itulah MCS51 sering digunakan dalam membuat prototype PLC (programmable Logic Control).

2. AVR
Mikrokonktroler Alv and Vegard’s Risc processor yang disingkat AVR, adalah mikrokontroller RISC 8 bit. Jadi sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock. AVR adalah jenis mikrokontroler yang paling sering dipakai. Secara umum, AVR dapat dikelompokkan dalam 4 kelas. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas tersebut adalah memori, peripheral dan fungsinya. Keempat kelas tersebut adalah keluarga ATTiny, keluarga AT90Sxx, yang mana termasuk keluarga dari ATMega dan AT86RFxx. 

3. PIC
PIC merupakan singkatan dari Programmable Interface Controller. Namun, seiring perkembangannya berubah menjadi Programmable Intelligent Computer yang termasuk keluarga mikrokonktroler dengan arsitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awalnya PIC dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instruments dengan nama model PIC1640. Saat ini Microhip telah me-release PIC-nya yang keenam PIC, dan cukup popular digunakan oleh para developer dan para pengoprek karena biayanya yang rendah terbilang, ketersediaan dan penggunaan yang juga luas, serta database yang besar,

4. Mikrokontroler ARM
ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32­bit RISC (Reduced Instruction Set Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM adalah singkatan dari Advanced RISC Machine yang sebelumnya biasa dikenaldengan Acorn RISC Machine. Awalnya ARM prosesor dikembangkan untuk PC (Personal Computer) oleh Acorn Computers, hingga akhirnya diungguli Intel x86 prosesor­ Microsoft di IBM PC yang menyebabkan Acorn Computers bangkrut. Melalui izin dari seluruh dunia, arsitektur ARM adalah yang paling umum dilaksanakan di 32-bit set instruksi arsitektur.

5. Microchip
Produk microcontroller microchip terbagi kedalam beberapa jenis yaitu:
  • Low End, Mikrokontroler PIC 12-bit
  • High End, Mikrokontroler PIC 16-bit
  • 16-bit instruction PIC
  • Mid Range, Mikrokontroler PIC 14-bit (PIC16F84, PIC16F877)

6. National Semiconductor
Jenis jenis mikrokontroler yang dibuat oleh National Semiconductor diantaranya adalah COP8 dan CR16.

7. NEC
Perusahaan yang juga membuat produk microcontroller, yaitu NEC memiliki berbagai jenis chip mikrokontroler yang beredar dipasaran yaitu :
  • 17K
  • 75X
  • 78K
  • V850

Fungsi Microcontroller

Pada dasarnya sebuah sistem minimal atau disingkat sismin mikrokontroler memiliki prinsip yang sama, yang terdiri dari 4 bagian, yaitu:
 1. Prosesor, yaitu mikrokontroler itu sendiri.
 2. Rangkaian reset agar mikrokontroler dapat menjalankan program mulai dari awal.
 3. Rangkaian clock yang digunakan sebagai penggerak pada CPU.
 4. Rangkaian catu daya, yang digunakan untuk memberi sumberdaya.


Bagaimana Penerapannya ?

Penerapan dari mikrokontroler dapat kita lihat di sekitar kita, misalnya microwave, magic com, sensor pendeteksi kebakaran, kemudian sensor kelembaban. Bahkan kita dapat membuat SMS Gateway, bahkan dalam dunia militer kita mampu menciptakan radar, dll.

Post a Comment

0 Comments